Pengertian, Fungsi dan Cara Kerja Server

Fungsi server komputer adalah untuk menyimpan, mengambil dan mengirim atau “melayani” file dan data ke komputer lain di jaringannya. Banyak bisnis dari semua ukuran menggunakan jaringan lokal atau “intranet” di fasilitas kantor mereka. Pada skala yang lebih besar, jaringan komputer di seluruh dunia yang kita kenal sebagai “Internet” bergantung pada sejumlah besar server yang berlokasi di seluruh dunia. File, data, dan fungsionalitas situs web yang diberikan didasarkan pada server web.

Sejarah Server

Pada suatu waktu, perusahaan atau webmaster akan meng-host website Internet dengan komputer berbasis lokal yang bertindak sebagai server web. Baru-baru ini, faktor-faktor dari kinerja dan keandalan ke ekonomi telah menyebabkan migrasi sebagian besar situs web Internet ke cluster server yang terletak di pusat data besar.

Pusat data adalah bangunan aman yang dikendalikan oleh iklim yang dipenuhi tumpukan server yang menampilkan penyimpanan data yang berlebihan dan catu daya cadangan. Masih umum bagi banyak bisnis untuk meng-host jaringan intranet mereka sendiri di server lokal.

Baca ; Memahami Fungsi Hosting dan Mengenal Jenis-jenisnya

Pertimbangan Memilih Server

Jaringan apa pun, apakah itu lokal atau global, bergantung pada komputer server (atau beberapa) untuk menyimpan dan mengambil data dan file. Konfigurasi fisik dan perangkat lunak server harus mempertimbangkan sejumlah faktor.

Sebagai contoh, beberapa komputer individu dalam jaringan mungkin membuat permintaan untuk file yang sama pada dasarnya pada waktu yang sama, sehingga server harus dilengkapi dengan perangkat keras yang memiliki kemampuan berkecepatan tinggi; dan itu harus menjalankan perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung beberapa operasi pengambilan file secara bersamaan.

Cara Kerja Server

Sementara sifat fisik dari server yang berbeda dapat sangat bervariasi, banyak server komputer (terutama yang digunakan di pusat data besar) adalah perangkat persegi panjang yang dapat dipasang di rak tanpa antarmuka untuk mouse, keyboard, atau layar monitor. Server biasanya memiliki kipas bertenaga tinggi untuk mencegah panas berlebih.

Sistem Operasi dan Perangkat Lunak Server

Server komputer tertentu dapat menjalankan salah satu dari beberapa sistem operasi, termasuk Microsoft Windows Server, Mac OS X Server atau sistem operasi open-source seperti Ubuntu Server atau FreeBSD.

Sistem operasi server harus menjalankan perangkat lunak server khusus. Sementara sebagian besar server komputer menjalankan perangkat lunak Apache Server open-source, yang lain menggunakan sistem berpemilik seperti Windows IIS atau Adobe ColdFusion. Perangkat lunak ini terlibat dalam pengambilan dan distribusi file yang disimpan di server. Program sisi server tambahan (seperti ASP atau Java) dapat digunakan untuk memproses file-file tersebut sebelum hasilnya dikirim kembali ke komputer yang meminta.

Fungsi Server untuk Akses Database

Menyediakan akses basis data adalah salah satu fungsi terpenting dari server komputer. Database relasional adalah struktur penyimpanan informasi yang ringkas dan efisien, memungkinkan akses cepat ke volume data yang besar.

Dalam pengaturan kantor, database dapat digunakan untuk menyimpan detail kontak pelanggan dan informasi pemesanan, serta catatan pengiriman dan pembayaran. Dengan mengakses server melalui jaringan lokal, beberapa karyawan dapat mengambil dan memperbarui informasi dari database secara real time sepanjang hari saat bisnis dijalankan.

Di Internet, database dapat digunakan untuk menyimpan konten aktual situs web, informasi otentikasi login pengguna, dan terkadang memesan catatan pemrosesan. Ada beberapa sistem basis data yang populer, termasuk Oracle Database, Microsoft SQLServer dan database MySQL open-source.

Sumber : Ahza Digital